Batam, Sinarkepri.co.id – Menanggapi keresahan warga terkait aksi balap liar dan potensi kriminalitas di malam akhir pekan, aparat gabungan di wilayah Sekupang bergerak serentak. Dalam operasi Cipta Kondisi (Cipkon) tersebut, sebanyak 16 unit sepeda motor berhasil diamankan oleh petugas.
patroli Cipta Kondisi (Cipkon) ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah aksi terpadu yang melibatkan, Polsek Sekupang, Koramil 02 Sekupang, dan unsur Kecamatan Sekupang.
Dimulai tepat pukul 20.00 WIB, tim menyisir titik-titik rawan yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya pemuda dan area balap liar. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Danramil 02 Sekupang Siregar, Kasi Trantib Kecamatan Sekupang Afrizon, hingga Ketua LPM Patam Lestari Maudy, menegaskan bahwa keamanan Sekupang adalah tanggung jawab bersama.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H menegaskan bahwa fokus utama patroli ini adalah langkah preventif terhadap kejahatan C3 (Curas, Curat, dan Curanmor) serta gangguan ketertiban umum.
"patroli ini sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam akhir pekan," ujar Kompol Hippal sebagaimana dikutip dari Batampos, Minggu (15/2/2026).
Sebanyak 16 motor yang terjaring kini telah dibawa ke Mapolsek Sekupang. Kendaraan tersebut diamankan karena terindikasi melanggar aturan lalu lintas dan berpotensi digunakan untuk aksi yang mengganggu ketertiban masyarakat.
Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan ini diharapkan tidak hanya menjadi pengamanan sesaat, tetapi juga memberikan efek jera bagi para pelanggar. Dengan pengawasan ketat, angka kriminalitas di wilayah Sekupang diharapkan dapat ditekan secara signifikan sehingga warga dapat beristirahat dengan tenang. (***)