Keterangan Poto: Sekda Batam, Firmansyah, bersama Ketua DWP Batam, Erdawati Firmansyah, menyerahkan hadiah kepada pemenang Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 di Harmoni One (foto/mcb)

Keterangan Poto: Sekda Batam, Firmansyah, bersama Ketua DWP Batam, Erdawati Firmansyah, menyerahkan hadiah kepada pemenang Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 di Harmoni One (foto/mcb)

Arya Saputra dan Keizia Hirano Terpilih Sebagai Encik & Puan Duta Wisata Batam 2026

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Keterangan Poto: Sekda Batam, Firmansyah, bersama Ketua DWP Batam, Erdawati Firmansyah, menyerahkan hadiah kepada pemenang Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 di Harmoni One (foto/mcb)

Keterangan Poto: Sekda Batam, Firmansyah, bersama Ketua DWP Batam, Erdawati Firmansyah, menyerahkan hadiah kepada pemenang Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 di Harmoni One (foto/mcb)

Batam, Sinarkepri.co.id – Malam puncak penganugerahan Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Batam 2026 sukses digelar di Ballroom Harmoni One, Batam Centre, Sabtu (9/5/2026) malam.

Dalam ajang bergengsi tersebut, Arya Saputra dan Keizia Hirano resmi dinobatkan sebagai Encik dan Puan Kota Batam 2026.

Keduanya berhasil menyisihkan puluhan finalis lainnya setelah melewati proses seleksi yang ketat dan masa karantina yang intensif. Kini, Arya dan Keizia memikul tanggung jawab besar sebagai "wajah" pariwisata Kota Batam selama satu tahun ke depan.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran Duta Wisata dalam memajukan sektor ekonomi daerah.

"Kami berharap para finalis, Duta Wisata Kota Batam 2026, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan destinasi wisata dan budaya Kota Batam ke tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menjelaskan bahwa proses pemilihan tahun ini berlangsung selama kurang lebih 45 hari diikuti oleh 167 peserta audisi dari berbagai latar belakang profesi.

Menurut Ardi, sebelum memasuki grand final, para finalis juga menjalani tahapan pra-karantina dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Batam. Kemudian para finalis menjalani pembekalan intensif selama empat hari di Ayola Signature Ocarina Batam.

Melalui ajang ini, Pemko Batam berharap para Duta Wisata terpilih tidak hanya sekadar menjadi ikon seremonial, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk aktif melestarikan budaya lokal dan memperkenalkan potensi Batam kepada masyarakat luas.

Pemerintah Kota Batam berharap para Duta Wisata terpilih dapat menjadi wajah promosi pariwisata daerah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi Batam kepada masyarakat luas. (***)

 

 

Editor: Ikhsan