Keterangan Poto: Sisi kiri dan kanan badan jalan di kawasan PN Batam menjadi lahan parkir. (foto/ist)

Keterangan Poto: Sisi kiri dan kanan badan jalan di kawasan PN Batam menjadi lahan parkir. (foto/ist)

Baru Saja Dilebarkan, Jalan di Sekitar PN Batam Malah Jadi 'Lahan Parkir' Gratisan

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Senin, 9 Februari 2026 | 17:45 WIB

Keterangan Poto: Sisi kiri dan kanan badan jalan di kawasan PN Batam menjadi lahan parkir. (foto/ist)

Keterangan Poto: Sisi kiri dan kanan badan jalan di kawasan PN Batam menjadi lahan parkir. (foto/ist)

Batam, Sinarkepri.co.id – Upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam memoles infrastruktur di kawasan Pengadilan Negeri (PN) Batam tampaknya belum membuahkan hasil yang maksimal bagi kelancaran lalu lintas. Sebab, jalan yang baru saja dilebarkan tersebut kini justru berubah menjadi tempat parkir liar gratisan.

Pantauan di lokasi, sisi kiri dan kanan badan jalan dipenuhi oleh deretan kendaraan roda empat maupun roda dua milik pengunjung sidang. Hal ini menjadi berbalik arah dengan tujuan awal pembangunan untuk mengantisipasi banjir dan mengurai kemacetan arus mudik mobil tahanan PN Batam.

Pelebaran jalan yang seharusnya memberikan ruang gerak lebih luas bagi pengendara kini terasa sia-sia. Penumpukan kendaraan di bahu jalan membuat akses jalan kembali menyempit, memicu kemacetan yang mengganggu mobilitas publik di sekitar area perkantoran tersebut.

Kondisi ini pun menuai kritik tajam dari warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Mereka menyayangkan sikap abai para pemilik kendaraan dan kurangnya pengawasan dari otoritas terkait.

"Kok bisa pihak pemerintah Kota Batam, membiarkan hal itu? Jadinya kan bisa terhalang lalu lintas, termasuk mobil tahanan PN Batam," ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

Keresahan warga bukan tanpa alasan. Keberadaan parkir sembarangan ini dikhawatirkan akan menghambat laju mobil tahanan yang membawa terdakwa menuju PN Batam. Kelancaran akses bagi mobil tahanan bersifat krusial demi keamanan dan ketepatan waktu proses persidangan.

Warga mendesak pihak terkait, mulai dari Dinas Perhubungan hingga kepolisian, untuk segera melakukan penertiban di kawasan tersebut.

"Kami minta pihak terkait segera menertibkan jalan itu supaya arus lalu lintas lancar, terutama untuk akses mobil tahanan," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap ada langkah tegas berupa pemasangan rambu larangan parkir atau penyiapan kantong parkir resmi agar fasilitas umum yang dibangun dengan uang rakyat tidak disalahgunakan.  (***)

 

 

Editor: Ikhsan