Keterangan Poto: Batam Lampaui Target: Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp69,30 Triliun. (foto/Humas BP Batam)

Keterangan Poto: Batam Lampaui Target: Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp69,30 Triliun. (foto/Humas BP Batam)

Batam Lampaui Target: Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp69,30 Triliun

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Selasa, 20 Januari 2026 | 23:46 WIB

Keterangan Poto: Batam Lampaui Target: Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp69,30 Triliun. (foto/Humas BP Batam)

Keterangan Poto: Batam Lampaui Target: Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp69,30 Triliun. (foto/Humas BP Batam)

Batam, Sinarkepri.co.id – Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kembali menunjukkan taringnya sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Sepanjang tahun 2025, Batam berhasil membukukan realisasi investasi sebesar Rp69,30 triliun, melampaui target tahunan sebesar Rp60 triliun.

Pencapaian ini mencatatkan pertumbuhan sekitar 15 persen di atas sasaran, sekaligus mengukuhkan posisi Batam sebagai salah satu kawasan dengan kualitas eksekusi investasi industri paling menonjol di Indonesia.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa torehan positif ini merupakan refleksi dari semakin kuatnya fundamental ekonomi di kawasan tersebut. Menurutnya, pertumbuhan yang terjadi saat ini memiliki kualitas yang berbeda.

"Pertumbuhan investasi Batam tidak semata-mata didorong oleh penambahan jumlah proyek baru, tetapi juga oleh ekspansi dan pendalaman kapasitas dari para pelaku usaha," ujar Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa komposisi investasi di Batam kini jauh lebih matang dan terintegrasi secara global.

Berdasarkan data tahun 2025, Singapura masih kokoh menjadi sumber investasi utama diikuti Singapura, Taiwan, RRT, Malaysia, Hong Kong, Jepang, Belanda, Swiss, Prancis, dan Amerika Serikat.

"Komposisi negara dan sektor tersebut memperlihatkan Batam semakin terintegrasi dalam rantai pasok (supply chain) regional maupun global. Ini mencerminkan keterhubungan kuat Batam dengan jaringan manufaktur dan logistik internasional," jelas Li Claudia.

Selaras dengan pencapaian tersebut, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fery Djemy Francis, merinci capaian berdasarkan laporan investasi yang disampaikan secara nasional.

Dari data yang dihimpun, investasi Batam secara nasional mencapai Rp44,01 triliun. Angka ini jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp36,99 triliun, atau setara dengan capaian 118,97 persen.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi Batam pada tahun-tahun mendatang, seiring dengan terus meningkatnya kepercayaan investor asing terhadap kepastian hukum dan infrastruktur di kawasan ini.

Dengan dasar itu, Realisasi Investasi 2025 tercatat Rp69,30 triliun, meningkat dari posisi triwulan III sebesar Rp54,7 triliun, dan berada sekitar 15 persen di atas target tahunan.

BP Batam menegaskan bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya bersifat nominal, tetapi juga berkualitas dan berdampak nyata bagi struktur industri kawasan. (***)