Keterangan Poto: Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat menerima kunjungan 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat dalam rangkaian Defence Attache Tour 2026 (foto/mcb)

Batam Perkenalkan Kemajuan Industri, 22 Atase Pertahanan dari 19 Negara Berkunjung

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:44 WIB

Keterangan Poto: Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat menerima kunjungan 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat dalam rangkaian Defence Attache Tour 2026 (foto/mcb)

Keterangan Poto: Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat menerima kunjungan 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat dalam rangkaian Defence Attache Tour 2026 (foto/mcb)

Batam, Sinarkepri.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menerima kunjungan delegasi Defence Attache Tour 2026 yang terdiri dari 22 atase pertahanan dari 19 negara sahabat. Kunjungan yang dipusatkan di Kantor BP Batam, Rabu (3/6/2026)

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kemajuan industri pertahanan nasional, khususnya sektor galangan kapal di Batam, pusat investasi, serta wilayah perbatasan yang berperan penting dalam mendukung stabilitas dan kerja sama di kawasan.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia ini merupakan agenda tahunan strategis untuk menunjukkan kapabilitas industri pertahanan dalam negeri kepada dunia internasional.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyambut hangat kedatangan para delegasi. Menurutnya, kehadiran perwakilan negara sahabat adalah bukti kepercayaan internasional terhadap stabilitas keamanan dan iklim investasi di wilayah ini.

Ia pun berharap pertemuan ini dapat mempererat persahabatan antarbangsa serta membuka peluang sinergi strategis yang lebih luas di masa depan.

"Batam memiliki posisi strategis sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Keamanan menjadi faktor utama yang mendukung iklim investasi kita terus berkembang. Kehadiran para atase pertahanan hari ini adalah simbol kepercayaan internasional terhadap stabilitas Indonesia, khususnya di Batam," ujar Li Claudia dalam sambutannya.

Li Claudia berharap, sinergi yang terbangun melalui kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan, sekaligus mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan negara-negara sahabat.

Sementara itu, Kepala Delegasi, Kolonel Infanteri Troy Hutagalung, menjelaskan para atase berperan penting dalam menjaga stabilitas kawasan serta mempererat kerja sama antarnegara. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam yang memastikan kegiatan berjalan lancar.

"Para atase pertahanan ini berperan penting dalam mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama antarnegara. Kami mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kota Batam dan BP Batam sehingga rangkaian Defence Attache Tour 2026 ini dapat berjalan dengan lancar," ungkap Kolonel Troy.

Melalui kunjungan ini, Batam diharapkan semakin dikenal dunia tidak hanya sebagai pusat perdagangan dan industri, tetapi juga sebagai hub strategis bagi industri pertahanan nasional yang mumpuni, khususnya dalam pengembangan sektor galangan kapal bertaraf internasional.

Adapun negara yang berpartisipasi antara lain Rusia, Brunei Darussalam, Prancis, Selandia Baru, Inggris, Kenya, Laos, Pakistan, Jepang, Myanmar, Jerman, Polandia, Uni Emirat Arab, Serbia, Tiongkok, Yordania, Australia, dan Maroko. (***)

 

 Editor: ikhsan