Batam, Sinarkepri.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi memulai uji coba layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Batam Koridor 7. Layanan ini menghubungkan tiga titik krusial di kota tersebut, yakni Nongsa, Bandara Internasional Hang Nadim, dan Batam Center.
Asisten II Pemko Batam, Yusfa Hendri, mengungkapkan bahwa mulai tanggal 2 Juli mendatang, armada Bus Trans Batam akan resmi membuka rute baru langsung menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemko Batam menghadirkan sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi, aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
"Dengan masuknya Trans Batam ke Bandara Hang Nadim, interkoneksi antarmoda yang selama ini kita rencanakan mulai terwujud. Hal ini diharapkan semakin memperkuat posisi Batam sebagai kota modern dengan sistem transportasi publik yang saling terhubung," ujar Yusfa.
Yusfa menambahkan, pencapaian ini menempatkan Batam sebagai kota ketiga di Indonesia yang memiliki layanan BRT terintegrasi langsung dengan bandara, setelah Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta) dan Bandara Jenderal Ahmad Yani (Semarang).

Kepala UPT Bus Trans Batam, Bambang Cipto, memastikan armada yang digunakan pada Koridor 7 telah dilengkapi dengan teknologi terkini untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang.
"Armada kami dilengkapi dengan kamera CCTV untuk memantau pengemudi, sistem pendeteksi kantuk, hingga GPS yang dapat dipantau melalui aplikasi. Tersedia juga fasilitas pengisian daya ponsel," jelas Cipto.
Selain itu, armada Trans Batam Koridor 7 dirancang inklusif karena ramah bagi penyandang disabilitas dengan akses kursi roda. Setiap unit bus memiliki kapasitas angkut hingga 40 penumpang.
Pemko Batam menetapkan tarif yang kompetitif untuk layanan ini, yakni Rp5.000 bagi penumpang umum, serta tarif khusus Rp2.500 bagi pelajar dan anak-anak.
Sistem pembayaran yang diterapkan adalah 100 persen non-tunai. Meski demikian, Cipto menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena petugas di lapangan tetap disiagakan untuk membantu penumpang yang belum memiliki kartu atau aplikasi pembayaran elektronik agar tetap bisa menikmati layanan Trans Batam. (***)
Editor: Ikhsan