Keterangan poto: Ilustrasi Bayi Perempuan yang Ditemukan Tewas Mengapung di Tanjung Uma

Keterangan poto: Ilustrasi Bayi Perempuan yang Ditemukan Tewas Mengapung di Tanjung Uma

Bayi Perempuan yang Ditemukan Tewas Mengapung di Tanjung Uma

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:04 WIB

Keterangan poto: Ilustrasi Bayi Perempuan yang Ditemukan Tewas Mengapung di Tanjung Uma

Keterangan poto: Ilustrasi Bayi Perempuan yang Ditemukan Tewas Mengapung di Tanjung Uma

Batam, Sinarkepri.co.id – Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Baja tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas orang tua dari jasad bayi perempuan yang ditemukan di pesisir pantai Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, terbungkus kain coklat, dan mengapung di perairan pada Kamis (22/1/2026) malam.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas, menegaskan bahwa pihaknya sedang menjalankan rangkaian prosedur kepolisian guna mengejar pelaku pembuangan bayi tersebut.

"Saat ini masih dalam proses penyelidikan guna mengetahui siapa kedua orang tua bayi tersebut," ujar Iptu Noval Adimas, seperti dikutip dari Batamnews Jumat (23/1/2026).

Iptu Noval juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada pihak berwajib dalam menangani kasus ini. "Kami meminta masyarakat mempercayai penanganan perkara ini kepada kepolisian agar peristiwa ini dapat terungkap secara terang benderang," tambahnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, penemuan bermula saat seorang warga yang sedang memancing di sekitar pantai melihat sebuah bungkusan kain mengapung di air.

Saat dilakukan evakuasi, saksi menemukan kondisi yang memilukan dimana keadaan Bayi tampak masih segar, namun sudah tidak bergerak. Tali pusar ditemukan masih menyatu dengan tubuh bayi, yang mengindikasikan bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum dibuang.

Polsek Lubuk Baja telah menerima laporan resmi dan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim penyidik kini sedang mengumpulkan bukti-bukti tambahan serta keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Hingga saat ini, jasad bayi telah dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis/forensik. (***)

 

 Editor: Ikhsan