Keterangan Poto: Kepala Cabang BULOG Batam, Guido XL Pereira. (foto/ist)

Keterangan Poto: Kepala Cabang BULOG Batam, Guido XL Pereira. (foto/ist)

Bulog Pastikan Stok Minyakita Aman di Pasar Tradisional Batam, Ingatkan Warga Cek Kemasan

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Senin, 18 Mei 2026 | 21:49 WIB

Keterangan Poto: Kepala Cabang BULOG Batam, Guido XL Pereira. (foto/ist)

Keterangan Poto: Kepala Cabang BULOG Batam, Guido XL Pereira. (foto/ist)

Batam, Sinarkepri.co.id — Perum Bulog Kantor Cabang Batam memastikan bahwa distribusi minyak goreng subsidi, Minyakita, kini telah kembali lancar. Stok komoditas tersebut juga dipastikan aman dan tersedia di sejumlah pasar tradisional di wilayah Batam.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, menjelaskan bahwa penyaluran Minyakita saat ini sengaja difokuskan ke pasar tradisional serta jaringan Rumah Pangan Kita (RPK). Langkah strategis ini diambil agar minyak subsidi tersebut benar-benar tepat sasaran dan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Sejak Januari sampai sekarang sebenarnya penyaluran normal. Hanya saja pada Maret hingga April sempat fokus untuk bantuan pangan. Sekarang sudah kembali normal," ujar Guido, Senin (18/5/2026), seperti dilansir dari Batampos.

Guido menegaskan bahwa Minyakita yang disalurkan oleh Bulog merupakan minyak goreng subsidi yang dipasok melalui BUMN pangan. Oleh karena itu, distribusinya memiliki regulasi ketat dan tidak diperuntukkan bagi swalayan atau minimarket modern.

"Kalau yang dari Bulog memang disalurkan ke pasar-pasar tradisional, SP2KP, dan RPK mitra kami. Jadi memang bukan untuk dijual bebas di minimarket," kata Guido menambahkan.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, harga Minyakita di tingkat konsumen hingga kini dipastikan masih stabil dan sesuai dengan Ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni sebesar Rp15.700 per liter.

Sementara itu, harga penyaluran ke mitra pedagang ditetapkan sebesar Rp14.500 per liter agar para pedagang tetap dapat beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selisih harga tersebut sengaja diberikan agar para pedagang tetap mendapatkan margin keuntungan yang wajar, namun tetap bisa menjualnya kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Di samping memastikan ketersediaan stok, Guido juga memberikan imbauan penting kepada masyarakat agar lebih teliti saat membeli. Pasalnya, saat ini beredar dua jenis produk kemasan Minyakita yang mirip di pasaran, yaitu versi subsidi dan versi premium.

"Kalau yang premium itu berbeda. Ada tulisan 'Premium' di kemasannya dan harganya tidak diatur pemerintah. Itu bukan yang disalurkan Bulog," terangnya.

Secara keseluruhan, Bulog menjamin stok Minyakita untuk wilayah Batam berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat. Pemerintah bersama pihak terkait juga akan terus melakukan pemantauan ketat di lapangan guna mengantisipasi adanya penumpukan stok ataupun tindakan penyimpangan distribusi. (***)

 

 

Editor: Ikhsan