Keterangan Poto: Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. (foto/int))

Keterangan Poto: Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. (foto/int))

Gerak Cepat BP Batam Atasi Krisis Air di Tanjung Sengkuang dan Batu Merah

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:49 WIB

Keterangan Poto: Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. (foto/int))

Keterangan Poto: Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. (foto/int))

Batam, Sinarkepri.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat merespons keluhan warga terkait Krisis air bersih di wilayah Tanjung Sengkuang dan Batu Merah, kini mulai membuahkan hasil atas kerja keras BP Batam melalui Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Salah satu terobosan yang dilakukan adalah seluruh pelaporan melalui grup WhatsApp yang menghubungkan langsung pihak BP Batam dengan para perangkat RT dan RW setempat.

"Seluruh RT/RW sudah terhubung langsung dengan saya melalui grup WhatsApp agar lebih cepat terkomunikasikan," ujar Ariastuty dikutip dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

Langkah ini bertujuan agar pendistribusian truk tangki lebih tepat sasaran. Dengan data kebutuhan per wilayah yang lebih akurat, BP Batam dapat mengatur jadwal pengiriman tangki secara lebih terukur dan efektif.

Selain bantuan darurat berupa truk tangki, BP Batam juga fokus pada perbaikan di lapangan. Beberapa langkah teknis yang telah dilakukan penggantian sejumlah unit pompa untuk memulihkan tekanan air.

Penerapan rekayasa pada jaringan utama kini memungkinkan air mengalir selama 3 hingga 4 jam pada malam hari di wilayah terdampak.

Ariastuty mengatakan bahwa distribusi air di Tanjung Sengkuang dan Batu Merah saat ini berangsur membaik dan mulai masuk ke rumah-rumah warga. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang selama proses normalisasi berlangsung sepenuhnya.

"Kami pastikan pendistribusian air bersih terus berjalan dengan baik dan lancar. Kami minta masyarakat tetap tenang karena tim terus bekerja di lapangan," tegasnya. (***)

 

 

Editor: Ikhsan