Batam, Sinarkepri.co.id – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri acara Halalbihalal yang digelar oleh Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Batam di Aula Gedung LAM Kepri, Batam, pada Sabtu (18/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menekankan bahwa masa pensiun bukanlah penghalang untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas kekompakan serta soliditas yang ditunjukkan oleh para anggota PWRI. Meski sudah tidak lagi menjabat secara formal, semangat kebersamaan para pensiunan pegawai negeri ini dinilai tetap membara.
"Saya bangga melihat bapak dan ibu yang tetap kompak, solid, serta terus menjalin relasi dan interaksi. Ini menunjukkan bahwa semangat pengabdian tidak berhenti hanya karena seseorang memasuki masa purna tugas," ujar Amsakar di hadapan para pengurus dan anggota PWRI.
Bagi Amsakar, kegiatan Halalbihalal ini bukan sekadar ajang silaturahmi rutin, melainkan momentum strategis bagi pemerintah untuk menyerap pemikiran dan pengalaman dari para senior yang telah puluhan tahun mengabdi di birokrasi.
Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Li Claudia sangat terbuka terhadap segala bentuk saran, ide, maupun gagasan demi kemajuan Batam di masa depan.
Amsakar juga mengingatkan bahwa purna tugas hanyalah akhir dari peran formal dalam struktur birokrasi, namun peran sosial di masyarakat tetap tidak terbatas.
Beliau mendorong para anggota PWRI yang berasal dari lingkungan Pemko Batam maupun BP Batam untuk tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar pemerintah daerah.
"Purna tugas hanya pada jabatan formal. Di luar itu, bapak dan ibu tetap dapat berperan. Jangan ragu atau khawatir, karena pengabdian tidak berakhir seiring berakhirnya jabatan," tegasnya.
Menutup sambutannya, Amsakar berharap sinergi antara pemerintah dan para anggota PWRI terus terjaga dengan baik. Ia meyakini bahwa kombinasi antara kebijakan pemerintah dan kebijaksanaan para senior akan mampu mewujudkan Batam yang lebih maju, harmonis, dan inklusif. (***)
Editor: Ikhsan