Keterangan Poto: Pengelola porter di Pelabuhan Bintang Sembilan-Sembilan (99) Persada, Batu Ampar, Andi Wijaya. (foto/Ikhsan)

Keterangan Poto: Pengelola porter di Pelabuhan Bintang Sembilan-Sembilan (99) Persada, Batu Ampar, Andi Wijaya. (foto/Ikhsan)

Jaga Integritas Layanan, Pengelola Porter Pelabuhan Bintang 99 Batam Tegaskan Tarif Resmi Rp60 Ribu

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Senin, 2 Maret 2026 | 12:45 WIB

Keterangan Poto: Pengelola porter di Pelabuhan Bintang Sembilan-Sembilan (99) Persada, Batu Ampar, Andi Wijaya. (foto/Ikhsan)

Keterangan Poto: Pengelola porter di Pelabuhan Bintang Sembilan-Sembilan (99) Persada, Batu Ampar, Andi Wijaya. (foto/Ikhsan)

Batam, Sinarkepri.co.idPengelola Porter di Pelabuhan Bintang Sembilan-sembilan (99) Persada, Batu Ampar, Andi Wijaya, memperketat pengawasan operasional guna memastikan kenyamanan pengguna jasa Pelabuhan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi adanya praktik pungutan liar (pungli) maupun manipulasi tarif yang dapat merugikan penumpang.

Andi Wijaya menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga integritas pelayanan di Pelabuhan Bintang Sembilan-sembilan, Batu Ampar. Ia memberikan peringatan keras kepada seluruh personel porter agar bekerja sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

"Apabila ada oknum porter yang kedapatan meminta lebih dari tarif yang berlaku, kami tidak akan segan-segan menindak tegas hingga langkah pemecatan atau mengeluarkan yang bersangkutan dari tim operasional," tegas Andi saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (2/3/2026).

Demi mewujudkan transparansi, pihak pengelola secara resmi merilis rincian tarif yang telah disepakati untuk menjadi acuan bersama, untuk barang/tas dengan berat maksimum 40 kg/Volume 0,1 m3 sebesar Rp60.000 (enam puluh ribu).

Andi menjelaskan bahwa tarif tersebut mencakup pengantaran barang dari area parkir sampai ke dalam kamar/dek kapal, maupun sebaliknya.

Langkah penataan ini bertujuan untuk menghapus stigma negatif dan membangun citra Pelabuhan yang lebih profesional dan terpercaya. Menurut Andi, transparansi harga untuk memberikan rasa aman kepada setiap penumpang.

"Kami tidak ingin citra Pelabuhan Bintang Sembilan-sembilan Persada tercemar oleh ulah oknum nakal. Fokus utama kami adalah menata layanan agar lebih profesional di mata masyarakat," tambahnya.

Dengan diterapkannya sistem satu pintu dan pengawasan ketat, pengelola menjamin setiap keluhan penumpang akan ditindaklanjuti secara serius. Sinergi antara petugas dan penumpang diharapkan dapat menciptakan kenyamanan maksimal bagi pengguna transportasi laut di Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. (***)

 

 

Editor: Ikhsan