Keterangan Poto: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. (foto/ist)

Keterangan Poto: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. (foto/ist)

Lapas Kelas IIA Batam Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ganja, Barang Bukti Dilempar Lewat Pagar

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Senin, 19 Januari 2026 | 20:35 WIB

Keterangan Poto: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. (foto/ist)

Keterangan Poto: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. (foto/ist)

Batam, Sinarkepri.co.id – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika ke dalam lingkungan lapas dalam kurun waktu dua hari berturut-turut.

Barang haram berupa sabu-sabu, pil ekstasi, hingga ganja kering tersebut berhasil diamankan petugas sebelum sempat sampai ke tangan narapidana.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, mengonfirmasi keberhasilan jajarannya dalam menjaga integritas keamanan tersebut pada Senin (19/1/2026).

Jumat Malam 16 Januari 2026, pukul 22.15 WIB petugas yang berjaga di Menara 3 mencurigai dua orang tak dikenal yang berboncengan sepeda motor di luar pagar. Keduanya terlihat melemparkan sebuah bungkusan ke arah lapangan Blok D.

Atas aksi yang mencurigakan, petugas segera melakukan penyisiran dan menemukan bungkusan plastik dengan pemberat batu yang berisi sabu-sabu dan pil ekstasi.

Kemudian, pada 17 Januari 2026, pukul 10.35 WIB saat petugas mengawasi warga binaan yang sedang beraktivitas, mereka menemukan dua bungkusan mencurigakan di area kebun lapas. Setelah diperiksa, bungkusan tersebut berisi serbuk putih (diduga sabu) dan beberapa paket ganja kering.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak Lapas Batam langsung melakukan koordinasi intensif dengan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polresta Barelang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kejadian ini adalah bukti kesiapsiagaan petugas kami. Kami tegaskan bahwa Lapas Batam komitmen memberantas terhadap peredaran Narkoba," ujar Yosafat Rizanto.

Yosafat menambahkan bahwa pihaknya akan mengevaluasi titik-titik rawan di sekitar tembok lapas yang sering dimanfaatkan oknum untuk melempar barang terlarang.

"Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi dan kewaspadaan tinggi seluruh personel dalam menjaga keamanan serta memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari barang terlarang," pungkasnya. (***)

 

 

Editor: Ikhsan