Batam, Sinarkepri.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengambil langkah tegas dalam membenahi karut-marut Data Kependudukan di wilayahnya. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor BP Batam pada Senin (6/4/2026)
Li Claudia Candra menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Khusus untuk merapikan dan menyinkronkan seluruh data warga Kota Batam.
Langkah ini diambil guna mengakhiri persoalan tumpang tindih data yang selama ini dinilai menjadi penghambat utama efektivitas program pemerintah daerah.
Dalam arahannya saat menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Li Claudia menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama pembangunan.
"Integrasi data adalah harga mati. Tanpa data yang akurat, program strategis seperti pengentasan kemiskinan dan penekanan angka pengangguran mustahil bisa tepat sasaran," tegas Li Claudia.
Ia juga memerintahkan agar Disdukcapil Batam menjadi satu-satunya komando rujukan untuk seluruh Data Kependudukan. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi perbedaan versi data antar instansi yang sering membingungkan dalam pengambilan kebijakan.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Batam berencana membangun sebuah sistem aplikasi terintegrasi. Platform digital ini nantinya akan menggabungkan berbagai variabel data dalam satu wadah, yakni menggabungkan laporan kematian, jumlah penduduk aktif, hingga arus perpindahan penduduk dalam satu wadah digital yang terpadu.
Sebagai tahap awal, Satgas Khusus ini akan memprioritaskan pembersihan dan perapian data di tiga kecamatan dengan populasi terpadat di Batam, yaitu Kecamatan Sagulung, Kecamatan Batam Kota, dan Kecamatan Bengkong
rapat koordinasi ini juga dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam, Kamaluddin, beserta sejumlah anggota dewan lainnya. Kehadiran pihak legislatif bertujuan untuk memastikan proses sinkronisasi ini berjalan secara transparan dan akuntabel.
DPRD menyatakan kesiapannya untuk mengawal ketat gerak cepat Pemko Batam ini agar visi "Satu Data" dapat segera terealisasi demi kesejahteraan masyarakat Batam. (***)
Editor: Ikhsan