Batam, SinarKepri.co.id – PT PLN Batam menyatakan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan pelayanan publik menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Komitmen ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, saat menerima kunjungan kerja dari Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri), beberapa hari yang lalu.
Kunjungan yang dipimpin oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, ini bertujuan untuk menjalankan fungsi pengawasan lembaga negara terhadap penyelenggara layanan publik, khususnya sektor ketenagalistrikan yang bersifat vital bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Kwin Fo menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, aman, dan berkelanjutan. Fokus utama PLN Batam adalah mengantisipasi lonjakan beban serta potensi risiko cuaca ekstrem yang kerap terjadi di akhir tahun.
"Daya mampu pasok kami saat ini tercatat sebesar 844,2 MW, dengan prediksi beban puncak tertinggi mencapai 755 MW. Hal ini menunjukkan adanya cadangan daya yang cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat," ujar Kwin Fo.
Ia juga menambahkan bahwa ketersediaan energi primer berada dalam kondisi aman dan mencukupi, bahkan melebihi kebutuhan rata-rata selama masa siaga.
Untuk mendukung keandalan sistem, PLN Batam menyiagakan 35 posko siaga dengan total 712 personel, yang terdiri dari unsur pembangkitan, transmisi, distribusi, pengatur beban, SCADA dan proteksi, infrastruktur teknologi informasi, serta logistik, yang tersebar di seluruh wilayah operasional PLN Batam. Semua itu guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan.
"Semua ini kami siapkan guna memastikan respon cepat dan penanganan yang efektif apabila terjadi gangguan di lapangan," tegas Kwin Fo.
Menanggapi paparan tersebut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang diambil oleh jajaran manajemen PLN Batam. Menurutnya, transparansi dan kesiapan teknis sangat penting untuk menjamin hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas.
Lagat berharap koordinasi yang baik ini dapat meminimalisir kendala di lapangan, sehingga masyarakat Kepulauan Riau (Kepri), khususnya di wilayah Batam, dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan tenang tanpa gangguan listrik. (***)
Editor: Ikhsan