Keterangan Poto: KPK RI turun ke Kota Batam, guna meninjau beberapa proyek strategis. (foto/ist)

Keterangan Poto: KPK RI turun ke Kota Batam, guna meninjau beberapa proyek strategis. (foto/ist)

Pastikan Proyek Tepat Sasaran, KPK Tinjau Langsung Sejumlah Proyek Strategis di Batam

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Senin, 6 April 2026 | 18:52 WIB

Keterangan Poto: KPK RI turun ke Kota Batam, guna meninjau beberapa proyek strategis. (foto/ist)

Keterangan Poto: KPK RI turun ke Kota Batam, guna meninjau beberapa proyek strategis. (foto/ist)

Batam, Sinarkepri.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali turun ke lapangan untuk meninjau sejumlah Proyek Strategis milik Pemerintah Kota (Pemko) Batam pada Senin (6/4/2026).

Langkah ini merupakan bentuk pengawalan intensif guna memastikan anggaran daerah digunakan secara transparan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I KPK RI, Uding Juharudin.

Kehadiran tim antirasuah ini didampingi oleh Sekda Kota Batam, kepala dinas terkait, pejabat pembuat komitmen (PPK), hingga kontraktor pelaksana.

Uding menjelaskan bahwa proyek-proyek yang menjadi sasaran peninjauan masuk dalam kategori strategis karena memiliki nilai anggaran yang signifikan dan menjadi pilar utama dalam mendukung visi-misi kepala daerah.

"Kami berharap Kunjungan ke beberapa titik ini menjadi pemicu bagi proyek lainnya agar dikerjakan secara serius, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan," tegas Uding di sela-sela peninjauan.

Rombongan menyisir berbagai sektor, mulai dari fasilitas sosial hingga pendidikan. Berikut adalah titik-titik yang ditinjau:

Gedung Shelter Dinas Sosial Sekupang, PSU Perumahan Central Park Residence Tanjung Uncang, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Baloi Permai, dan Pembangunan Sekolah Baru Nongsa yang dikerjakan oleh Dinas Pendidikan Kota Batam.

KPK menekankan bahwa keberhasilan sebuah proyek tidak hanya diukur dari selesainya bangunan secara fisik, tetapi dari fungsi dan kualitasnya dalam melayani publik.

"Proyek Strategis ini harus dilaksanakan dengan baik, tuntas, dan benar-benar berfungsi. Tidak hanya selesai dibangun, tapi juga harus memberi pelayanan nyata kepada masyarakat," ujar Uding.

Sebagai bentuk komitmen pencegahan korupsi, KPK akan terus mengawal proyek-proyek tersebut secara intensif. Uding juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa, untuk aktif melakukan fungsi kontrol sosial agar tidak terjadi penyimpangan di lapangan.

Peninjauan ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi seluruh perangkat daerah di Batam untuk menjaga integritas dalam setiap tahap pembangunan infrastruktur kota. (***)