Batam, Sinarkepri.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 23 Juli mendatang, Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Selvi Gibran Rakabuming, direncanakan hadir di Provinsi Kepulauan Riau untuk memberikan remisi khusus kepada anak-anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam, yang berlokasi di Kampung Banjar, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIA Batam, Andre Silalahi, mengonfirmasi bahwa jajaran Lapas Kelas IIA Batam, termasuk Kepala Lapas Yosafat Rizanto, akan turut serta mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
"Pemberian remisi akan dilakukan langsung oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming pada 23 Juli 2026 mendatang," ujar Andre saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).
Andre menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini akan diawali dengan kedatangan Ibu Wakil Presiden beserta jajaran di Kota Tanjungpinang pada 22 Juli 2026.
Dalam lawatannya, rombongan akan didampingi oleh Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) serta Tim Seruni Merah Putih.
Sebagai bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah terhadap pemulihan hubungan keluarga, pihak penyelenggara juga akan menghadirkan keluarga dari anak-anak yang menerima remisi.
"Kami akan mengundang orang tua dan keluarga anak binaan yang mendapatkan remisi. Seluruh akomodasi perjalanan mereka dari Batam menuju lokasi acara di Bintan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah," tambah Andre.
Selain agenda utama pemberian remisi sebagai apresiasi atas perubahan perilaku anak selama masa pembinaan, kegiatan ini juga akan diisi dengan aksi sosial. Selvi Gibran Rakabuming dijadwalkan akan menyerahkan paket bantuan sembako kepada orang tua dari anak-anak yang menerima remisi tersebut.
Kehadiran Ibu Wakil Presiden RI ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memberikan dukungan moral serta semangat bagi anak-anak binaan agar kelak dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik dan produktif setelah menjalani masa pembinaan. (***)
Editor: Ikhsan