Keterangan Poto: Kunjungan BNN RI disambut hangat oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin. (foto/ist)

Keterangan Poto: Kunjungan BNN RI disambut hangat oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin. (foto/ist)

Perkuat Benteng Perbatasan, Kepala BNN RI Lakukan Kunjungan Kerja ke Kepri

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:13 WIB

Keterangan Poto: Kunjungan BNN RI disambut hangat oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin. (foto/ist)

Keterangan Poto: Kunjungan BNN RI disambut hangat oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin. (foto/ist)

Batam, Sinarkepri.co.id – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Suyadi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si, melakukan Kunjungan Kerja perdana tahun 2026 ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Jumat 16 Januari 2026.

Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan komitmen dalam pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) demi mewujudkan "Kepri Bersinar" (Bersih Narkoba).

Dalam rangkaian kunjungannya ke Mapolda Kepri, Komjen Pol. Suyadi menekankan bahwa letak geografis Kepri yang sangat strategis sekaligus rawan karena berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Hal ini menjadikan Kepri sebagai atensi khusus bagi BNN.

"Wilayah Kepri sebagai Provinsi terdepan di Indonesia tentunya banyak beririsan dengan beberapa negara. Ini menjadi perhatian kami, khususnya terkait masalah narkoba yang kerap masuk ke wilayah ini," ujar Suyadi kepada awak media.

Sebagai ujung tombak penanganan narkotika di Indonesia, BNN berkomitmen untuk memberikan penguatan operasional di wilayah perbatasan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum setempat adalah kunci utama.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin. Ia menyampaikan apresiasinya atas keputusan Kepala BNN RI yang menempatkan Kepulauan Riau sebagai prioritas Kunjungan Kerja di awal tahun ini.

"Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dan kerja sama, baik dalam upaya pencegahan maupun penegakan hukum terhadap sindikat narkotika di wilayah hukum Polda Kepri," tutur Irjen Pol. Asep.

Senada dengan Kepala BNN, Kapolda juga mengakui tantangan berat yang dihadapi personel di lapangan mengingat luasnya wilayah perairan Kepri yang sering dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika dari luar negeri.

Ia menambahkan, Polda Kepri bersama BNN dan para pemangku kepentingan berkomitmen mengoptimalkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Kepulauan Riau.

Diharapkan melalui momentum ini, pengawasan di pintu-pintu masuk internasional maupun jalur tidak resmi di Kepulauan Riau semakin ketat, guna memutus rantai peredaran narkoba di tanah air. (***)

 

 

Editor: Ikhsan