IMG_20260417_094923

IMG_20260417_094923

Perkuat Fondasi Generasi Bangsa, Pemko Batam Tingkatkan Kompetensi 206 Guru PAUD

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Jumat, 17 April 2026 | 09:57 WIB

IMG_20260417_094923

IMG_20260417_094923

Batam, Sinarkepri.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pelatihan asesmen formatif dan sumatif yang digelar di Golden View Hotel, Rabu (15/4/2026) kemarin.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah (mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam). Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan di jenjang paling dasar.

Menurut Firmansyah, pendidikan usia dini memiliki peran krusial dalam membentuk karakter anak. Para pendidik di tingkat ini memikul tanggung jawab besar sebagai peletak batu pertama pembangunan sumber daya manusia.

"Fondasi kualitas pendidikan dimulai dari jenjang PAUD. Masa depan anak-anak bangsa sangat bergantung pada peran dan dedikasi para pendidik di tingkat dasar tersebut," tegas Firman.

Beliau juga menambahkan bahwa dari perspektif keagamaan, memberikan pendidikan terbaik sejak dini adalah sebuah kewajiban. Ia pun berpesan agar para peserta mengikuti kegiatan dengan serius agar ilmu yang didapat bisa langsung diimplementasikan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, dalam laporannya menjelaskan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah membekali guru dengan kemampuan melakukan evaluasi perkembangan anak yang tepat.

Poin Utama Pelatihan Asesmen Formatif dan Sumatif yakni:

Guru dilatih untuk memantau perkembangan anak secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Meningkatkan kapasitas guru dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

"Asesmen formatif dan sumatif sangat penting untuk mengetahui perkembangan anak secara objektif. Selain itu, guru PAUD juga dituntut memiliki kompetensi dalam memberikan layanan bagi anak inklusif agar tidak ada anak yang tertinggal," jelas Hendri.

Kegiatan ini diikuti oleh 206 guru PAUD dari seluruh penjuru Kota Batam. Untuk memastikan materi terserap secara optimal, pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi: Pelatihan teknis penggunaan asesmen formatif dan sumatif serta peningkatan kapasitas pendampingan anak inklusif.

Melalui kegiatan ini, Pemko Batam berharap para narasumber dapat memberikan bekal ilmu terbaik sehingga kompetensi guru PAUD di Batam semakin unggul dan mampu mencetak generasi emas di masa depan. (***)

Editor: Ikhsan