Keterangan Poto: Rapat pembinaan statistik sektoral yang digelar di Kantor Wali Kota Batam (foto/Diskominfo)

Keterangan Poto: Rapat pembinaan statistik sektoral yang digelar di Kantor Wali Kota Batam (foto/Diskominfo)

Perkuat Satu Data Indonesia, Pemko Batam Targetkan Nilai EPSS Masuk Kategori Baik

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Jumat, 10 April 2026 | 07:30 WIB

Keterangan Poto: Rapat pembinaan statistik sektoral yang digelar di Kantor Wali Kota Batam (foto/Diskominfo)

Keterangan Poto: Rapat pembinaan statistik sektoral yang digelar di Kantor Wali Kota Batam (foto/Diskominfo)

Batam, Sinarkepri.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus tancap gas memperkuat pembinaan Statistik Sektoral. Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan kualitas tata kelola data demi mendukung penuh program nasional Satu Data Indonesia.

Dalam rapat pembinaan Statistik Sektoral yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Pemko Batam secara resmi mencanangkan target menaikkan predikat Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) dari kategori "Cukup" menjadi "Baik".

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan bahwa kualitas data adalah harga mati agar mampu bersaing di level nasional. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk serius dalam memenuhi kewajiban pengisian data.

"Pada triwulan ketiga tahun ini, seluruh perangkat daerah ditargetkan mencapai progres 100 persen dalam pengisian data. Data yang disajikan harus berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Rudi, Kamis (9/4/2026) .

Berdasarkan hasil evaluasi, dari 53 perangkat daerah di lingkungan Pemko Batam, sebanyak 42 instansi telah mencapai progres pengisian data 100 persen. Namun, masih terdapat sejumlah instansi dengan capaian di bawah target.

Rudi juga mengingatkan para kepala instansi bahwa Statistik Sektoral adalah bagian integral dari Indikator Kinerja, bukan sekadar tugas sampingan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, menyambut baik sinergi antara BPS sebagai pembina data dan Diskominfo sebagai walidata. Menurutnya, integrasi antara statistik dasar dan sektoral adalah kunci kebijakan yang tepat sasaran.

"Nilai EPSS Batam tahun 2024 berada di angka 2,46. Dengan peningkatan standar dan standarisasi data tahun ini, Batam memiliki peluang besar untuk masuk ke kategori Baik," ungkap Eko.

Selain itu, Pemko Batam juga melakukan jemput bola hingga ke tingkat akar rumput melalui pencanangan program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026. Program ini bertujuan meningkatkan literasi data di level kelurahan agar sesuai dengan kaidah statistik nasional.

Sebagai langkah awal, tiga kelurahan di Kecamatan Batu Ampar dipilih sebagai percontohan yakni, Kelurahan Sungai Jodoh, Kelurahan Kampung Seraya, dan Kelurahan Batu Merah.

"Jika data di tingkat kelurahan akurat, maka kebijakan yang diambil oleh pemerintah akan jauh lebih tepat sasaran bagi masyarakat," tambah Eko.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam, serta tim ahli dari BPS yang akan memberikan pendampingan teknis secara intensif sepanjang tahun 2026. (***)