Batam, Sinarkepri.co.id – Mengawali hari kerja pertama di tahun 2026, suasana khidmat menyelimuti Dataran Engku Putri, Batam Center. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin langsung Apel Gabungan perdana Pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Batam pada Senin (5/1/2026) pagi.
Hadir dalam apel tersebut, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Firmansyah, serta jajaran kepala OPD dan ribuan pegawai di lingkungan Pemko Batam.
Dalam amanatnya, Amsakar memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran yang telah menunjukkan totalitas kerja sepanjang tahun lalu, terutama dalam mengatasi isu krusial seperti sampah dan titik banjir.
"Terima kasih kepada rekan-rekan Camat, Dinas Bina Marga, dan tim teknis lainnya. Meski banjir masih menjadi tantangan besar, namun dengan kerja bersama, sejumlah titik mulai dapat kita urai," ujar Amsakar dengan nada bangga.
Selain apresiasi, Wali Kota juga memberikan pesan tajam terkait integritas dan Moralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengingatkan jangan sampai pengabdian yang telah dibangun selama puluhan tahun hancur karena nila setitik.
Amsakar menegaskan bahwa peran ASN adalah sebagai pelayan masyarakat, bukan pihak yang minta dilayani.
"ASN bukan kelompok elit. Kita harus menyatu dengan masyarakat dan fokus pada kinerja nyata," tegasnya.
Momentum apel ini juga menjadi hari yang membahagiakan bagi sejumlah pegawai. Wali Kota Amsakar bersama Wakil Wali Kota Li Claudia menyerahkan kepada ASN Berprestasi, Berakhlak, dan Terdisiplin, serta tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya, tanda kehormatan bagi pegawai dengan masa bakti 10, 20, hingga 30 tahun.
Menutup arahannya, Amsakar menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meruntuhkan tembok pembatas antar-instansi. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan Batam hanya bisa dicapai melalui kerja tim, bukan kerja individu per dinas.
"Hentikan ego sektoral. Tidak boleh ada dinas yang merasa lebih penting dari yang lain. Jaga kekompakan dan saling menguatkan demi kemajuan Kota Batam yang kita cintai," pungkasnya. (***)
Editor: Ikhsan