Keterangan Poto: Satu unit sepeda motor diduga milik korban berinisial N (35) terparkir di atas Jembatan 5 Barelang, (foto/ist)

Keterangan Poto: Satu unit sepeda motor diduga milik korban berinisial N (35) terparkir di atas Jembatan 5 Barelang, (foto/ist)

Pria Berinisial N Diduga Bunuh Diri Lompat dari Jembatan 5 Barelang, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Senin, 23 Maret 2026 | 21:01 WIB

Keterangan Poto: Satu unit sepeda motor diduga milik korban berinisial N (35) terparkir di atas Jembatan 5 Barelang, (foto/ist)

Keterangan Poto: Satu unit sepeda motor diduga milik korban berinisial N (35) terparkir di atas Jembatan 5 Barelang, (foto/ist)

Batam, Sinarkepri.co.id – Aksi dugaan bunuh diri kembali terjadi di Kota Batam. Seorang pria berinisial N (35) Diduga Bunuh Diri melompat dari Jembatan 5 Barelang pada Senin (23/3/2026) pagi.

Hingga sore hari, keberadaan korban masih belum ditemukan dan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Direktorat Polairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, Pos TNI AL Galang, ORARI terus menyisir area perairan Jembatan 5.

Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang saksi mata bernama Adi, yang saat itu sedang memancing di bawah jembatan, mengaku terkejut mendengar suara dentuman keras di permukaan air.

Setelah mendapat laporan dari Polsek Galang, Tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Dedius Pebrianto Sembiring, segera bergerak menuju lokasi pada pukul 12.00 WIB. Di atas jembatan, petugas menemukan sejumlah barang yang ditinggalkan oleh korban, antara lain: Satu unit sepeda motor Honda Vario (BP 5707), Kunci motor dan STNK., Dompet yang berisi identitas diduga milik korban.

Dedius menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan belasan personel untuk menyisir lokasi kejadian.

"Kami telah menurunkan sebanyak 15 personel Tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian di sekitar perairan Jembatan 5 Barelang. Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dengan memantau arus air di sekitar lokasi," ujar Dedius.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya melakukan penyisiran di titik jatuhnya korban. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika melihat tanda-tanda keberadaan korban di sekitar perairan Galang dan sekitarnya. (***)

 

 

Editor: Ikhsan