Batam, Sinarkepri.co.id – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyambut langsung kedatangan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri dalam rangka Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Dikreg ke-35 Tahun 2026. Pertemuan strategis ini berlangsung di Marketing Centre, Batam Centre, pada Senin (13/4/2026).
Dalam sambutannya, Amsakar mengungkapkan rasa bangganya karena Batam dipilih menjadi lokasi studi atau "kawah candradimuka" bagi paraperwira tinggi yang tengah dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan Polri.
"Terima kasih sudah memilih Batam sebagai lokasi untuk studi dalam proses pembentukan calon pemimpin Polri. Kami senang memaparkan tata lahan serta dinamika sosial-industri di Batam. Semoga seluruh peserta mendapatkan wawasan baru dan bahagia bisa saling bertukar informasi," ujar Amsakar.
Di hadapan para peserta, Amsakar menekankan bahwa Batam memiliki posisi krusial dalam peta ekonomi nasional. Menurutnya, Batam berada di bawah pengawasan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk terus bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia.
BP Batam saat ini tengah fokus memacu investasi melalui percepatan perizinan usaha di berbagai kawasan strategis. Untuk mendukung ambisi tersebut, infrastruktur terus dibenahi dan sinergi antar-pemangku kepentingan (stakeholder) diperkuat.
"Keamanan dan kenyamanan berbisnis menjadi harga mati demi menjaga iklim investasi tetap sehat," tegasnya.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Widyaiswara Utama Sespim, Irjen Pol. Tomex Korniawan. Ia mengaku kagum dengan performa ekonomi Batam yang mencatatkan pertumbuhan impresif di angka 6,76% sepanjang tahun 2025.
Menurut Irjen Pol. Tomex, pencapaian tersebut sangat selaras dengan visi Polri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami percaya apa yang dilakukan Batam ke depan bisa lebih baik dan semoga Batam tetap bersinar," ucap Irjen Pol. Tomex.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran petinggi BP Batam, Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain, Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Syarlin Joyo, Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, dan Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono. (***)
Editor: Ikhsan