Batam, Sinarkepri.co.id – Tumpukan sampah yang mengeluarkan bau busuk dan mengganggu pemandangan terlihat menumpuk di depan deretan penginapan kawasan Pelita, tepatnya di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Senin (1/6/2026).
Kondisi ini memicu kekecewaan warga dan pelaku usaha setempat yang menilai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam abai terhadap kebersihan lingkungan. Warga menyayangkan penumpukan sampah yang telah berlangsung selama beberapa hari tersebut, terlebih lokasi tersebut merupakan area penginapan yang seharusnya mengedepankan kebersihan.
"Padahal di sini tempat penginapan, bagaimana orang mau menginap kalau kebersihan saja tidak dihiraukan? Padahal setiap bulannya kami rutin ditagih retribusi sampah," ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Senin siang, kantong-kantong plastik hitam berisi sampah terlihat menumpuk di tepi jalan. Warga menyebutkan bahwa masalah keterlambatan pengangkutan sampah ini bukanlah kejadian pertama.
"Kadang diangkut, tapi kadang juga tidak ada petugas sampai sepekan. Kalau yang sekarang ini sudah hampir lima hari," tambah warga lainnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengunjung di kawasan tersebut. Doni, salah seorang pengunjung, menyentil kondisi lingkungan yang tampak kontras dengan citra Kota Batam yang bersih.
“Katanya Batam Asri, Mana?,” kata Dodi, menyindir kondisi yang ia lihat.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala DLH Kota Batam, Dohar M. Hasibuan, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui WhastApp nya terkait keterlambatan pengangkutan sampah di kawasan tersebut.
Warga dan para pemilik usaha di kawasan Pelita berharap pihak terkait segera melakukan pembersihan dan memperbaiki manajemen pengangkutan sampah agar pelayanan kebersihan dapat berjalan lebih teratur ke depannya. (***)