Batam, Sinarkepri.co.id – Sehari setelah perayaan Idul Adha 1447 Hijrah, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, langsung turun ke lapangan meninjau progres sejumlah proyek peningkatan jalan dan pembangunan drainase yang sedang berlangsung di Kota Batam.
Peninjauan tersebut dilakukan pada Kamis 28 Mei 2026, didampingi oleh jajaran pejabat BP Batam dan perwakilan dari Pemerintah Kota Batam.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pihaknya untuk memastikan seluruh pembangunan infrastruktur berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.
Ada empat titik utama yang menjadi fokus pengecekan dalam kunjungan kerja kali ini, yaitu:
1. Perbaikan jalan di kawasan Underpass Pelita.
2. Peningkatan kualitas jalan serta drainase di wilayah Tanjung Piayu.
3. Pembangunan saluran air di ruas jalan depan Putra Batam hingga Graha Hermine.
4. Peningkatan struktur Jalan Dotamana yang mengarah ke SMA Negeri 3 Batam.

Di setiap lokasi, Li Claudia memeriksa langsung detail progres pekerjaan, standar kualitas pembangunan, hingga kondisi saluran drainase. Ia menekankan bahwa pembangunan sistem drainase yang baik memiliki peran sangat penting, bukan hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai langkah strategis mengurangi risiko terjadinya genangan air saat musim hujan tiba.
Menurut Li Claudia, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan saluran air menjadi salah satu prioritas utama BP Batam. Hal ini dinilai krusial dalam upaya meningkatkan daya saing kota dalam menarik masuknya investasi.
“Kami ingin memastikan pembangunan jalan dan drainase berjalan optimal dan selesai tepat waktu agar masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujar Li Claudia di lokasi peninjauan.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kualitas jalan dan sistem drainase yang memadai adalah kunci utama untuk mewujudkan wajah Kota Batam yang lebih tertata, bersih, serta nyaman untuk ditinggali maupun dikunjungi.
Oleh sebab itu, bersama Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor infrastruktur. Meskipun menuntut kecepatan pelaksanaan, standar kualitas pekerjaan tetap menjadi hal utama yang tidak boleh dikorbankan.
“Kami terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan yang terbaik,” pungkas Li Claudia. (***)
Editor: Ikhsan