Keterangan Poto: Nada Salsabila Kamil, siswi berbakat dari SMKN 4 Batam. (foto/kamil)

Keterangan Poto: Nada Salsabila Kamil, siswi berbakat dari SMKN 4 Batam. (foto/kamil)

Siswa SMKN 4 Batam Rilis Novel "Riana", Buktikan Eksistensi Penulis Muda di Kancah Nasional

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:33 WIB

Keterangan Poto: Nada Salsabila Kamil, siswi berbakat dari SMKN 4 Batam. (foto/kamil)

Keterangan Poto: Nada Salsabila Kamil, siswi berbakat dari SMKN 4 Batam. (foto/kamil)

Batam, Sinarkepri.co.id – Dunia literasi Kepulauan Riau kembali berbangga. Nada Salsabila Kamil, siswi berbakat dari SMKN 4 Batam, baru saja resmi merilis karya terbarunya berjudul "Riana" pada 15 Januari 2026. Peluncuran ini semakin mengukuhkan posisi gadis berusia 17 tahun tersebut sebagai salah satu penulis muda paling produktif saat ini.

Bekerja sama dengan penerbit Androcenta dan Chars Publishing, "Riana" menjadi koleksi terbaru dalam deretan karya cetak Nada. Sebelumnya, ia telah sukses menerbitkan empat Novel populer lainnya, yaitu Antagonis Couple, Depresi, Sisi Gelap, dan Father.

Lahir di Batam pada 22 Desember 2008, dedikasi Nada di dunia tulis-menulis memang tidak perlu diragukan. Pada tahun 2024, ia dinobatkan sebagai "Duta Ayo Jadi Penulis", sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepri bekerja sama dengan Polda Kepri.

Hingga saat ini, Nada telah merampungkan lebih dari 19 judul cerita. Beberapa di antaranya yang cukup dikenal luas adalah: Pemuda Pancasila, Petrichor, Fall in Love, Love to Death, Ghost Girl, dan Zergan

Tidak hanya terpaku pada media cetak, Nada juga memanfaatkan platform membaca online untuk menjangkau pembaca lebih luas. Selain itu, ia juga seorang kreator konten kreatif. Lewat kanal YouTube miliknya, naadaablas (atau park chimchim), ia telah mengumpulkan lebih dari 24 ribu subscriber, tempat ia berbagi ide dan menyapa para penggemarnya.

Meski memiliki karier yang cemerlang sebagai penulis, Nada tetap memprioritaskan pendidikannya. Ia bercita-cita ingin menjadi seorang perawat, sembari terus mengejar mimpinya menjadi penulis ternama layaknya idola-idolanya, Tere Liye dan Ita Karin.

Harapannya untuk Novel "Riana" dan karya-karya lainnya sangatlah besar. Nada bermimpi melihat bukunya terpajang di rak-rak Gramedia seluruh Indonesia hingga merambah pasar internasional.

"Saya berharap karya-karya yang diterbitkan bersama Androcenta dan Chars Publishing ini dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri," ungkap Nada dengan penuh optimis.

Kisah Nada Salsabila Kamil adalah bukti nyata bahwa usia muda bukanlah halangan untuk berkarya secara profesional. Dengan semangat juangnya, ia kini menjadi inspirasi bagi generasi Z lainnya untuk terus berani mengejar mimpi melalui tulisan. (***)

Editor: Ikhsan