Batam, Sinarkepri.co.id – Kabar baik bagi warga Batam terkait ketersediaan minyak goreng subsidi. Perum Bulog Kantor Cabang Batam memastikan bahwa pasokan Minyakita akan kembali normal dan tersedia di pasaran mulai Mei 2026 mendatang.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengakui bahwa hingga memasuki akhir April ini, pasokan Minyakita untuk wilayah Batam memang belum masuk. Namun, pihaknya tengah melakukan langkah percepatan agar distribusi segera berjalan.
"Kami upayakan awal Mei sudah mulai masuk," ujar Guido pada Jum'at (24/4/2026).
Belum masuknya stok ke pasar umum disebabkan oleh prioritas distribusi nasional. Saat ini, produsen dan pihak terkait masih berfokus menyelesaikan kuota untuk program bantuan pangan nasional.
"Kami sudah mengajukan pembukaan pemesanan. Namun, saat ini mereka (pusat) menyelesaikan dulu kuota bantuan. Setelah itu, baru dialokasikan untuk penjualan di pasar umum," terangnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan Minyakita di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Batam, cukup besar. Rata-rata kebutuhan mencapai sekitar 2 juta liter per bulan, bahkan bisa lebih tinggi karena adanya dua skema alokasi distribusi.
Meskipun stok di gudang Bulog belum maksimal, Guido meminta masyarakat untuk tidak panik. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga minyak goreng saat ini terpantau masih relatif stabil.
Bulog Batam optimis bahwa pada Mei mendatang, seiring dengan masuknya alokasi baru dari pemerintah pusat, distribusi akan kembali lancar.
Saat ini, koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah pusat untuk menjaga ketahanan pangan daerah dan memastikan kebutuhan masyarakat Batam tetap terpenuhi. (***)
Editor: Ikhsan