Batam, Sinarkepri.co.id – Kawasan strategis yang menghubungkan Nagoya dan Sei Panas kini tengah bersolek. Tampak suasana di Terowongan (Underpass) Pelita tampak berbeda dari biasanya.
Tampak sejumlah petugas dengan rompi dan helm putih sibuk menyulap dinding Terowongan yang selama ini "berhias" coretan liar menjadi putih bersih kembali.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mempercantik estetika kota sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
Coretan grafiti yang semberaut hingga sisa-sisa poster vaksinasi lama yang mulai mengelupas, kini perlahan hilang tertutup lapisan cat dasar berwarna putih.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa ini adalah langkah strategis untuk mengembalikan fungsi vital Terowongan sepanjang 90 meter tersebut.
"Revitalisasi tak hanya soal cat. Lampu penerangan dalam Terowongan dan drainase juga akan dibenahi. Perbaikan lampu dilakukan agar Terowongan tak lagi redup, serta pembersihan saluran air agar tidak terjadi genangan saat hujan deras," ujar Amsakar.
Sebagai jalur urat nadi yang menghubungkan pusat pemerintahan di Batam Center dengan kawasan bisnis Nagoya, keamanan di Underpass Pelita menjadi prioritas utama.
BP Batam memberikan perhatian khusus pada penerangan optimal untuk mengurangi risiko kriminalitas dan juga terjadinya kecelakaan akibat lampu yang selama ini redup.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam bersama DBMSDA Pemko Batam dalam hal pendanaan dan pelaksanaan.
Pemerintah juga menitipkan pesan bagi seluruh warga Batam agar ikut memiliki dan menjaga fasilitas ini.
"Jangan dicorat-coret lagi. Mari kita jaga bersama agar keindahan Underpass Pelita bertahan lama dan tetap menjadi kebanggaan Kota Batam," tutup Amsakar. (***)
Editor: Ikhsan