Keterangan Poto: Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memberikatan sambutan pada kegiatan Musrenbang tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 yang digelar di Kantor Lurah Kampung Pelita. (foto/Humas Diskominfo Batam)

Keterangan Poto: Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memberikatan sambutan pada kegiatan Musrenbang tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 yang digelar di Kantor Lurah Kampung Pelita. (foto/Humas Diskominfo Batam)

Wali Kota Batam Serap Aspirasi Warga di Musrenbang Kampung Pelita, Fokus pada Air Bersih dan Sampah

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:39 WIB

Keterangan Poto: Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memberikatan sambutan pada kegiatan Musrenbang tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 yang digelar di Kantor Lurah Kampung Pelita. (foto/Humas Diskominfo Batam)

Keterangan Poto: Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memberikatan sambutan pada kegiatan Musrenbang tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 yang digelar di Kantor Lurah Kampung Pelita. (foto/Humas Diskominfo Batam)

Batam, Sinarkepri.co.idWali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Kampung Pelita Tahun 2026 yang digelar di Kantor Lurah Kampung Pelita, Senin (12/1/2026).

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wadah vital bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kepedulian dan keterlibatan warga sejak tahap perencanaan.

"Saya berharap momentum ini kita gunakan dengan baik untuk berdiskusi. Kepada bapak dan ibu yang hadir, silakan menyampaikan sumbang saran secara objektif demi kepentingan bersama," ujar Amsakar di hadapan para peserta Musrenbang.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan ruang ini sebagai sarana diskusi yang sehat dan konstruktif, guna menghasilkan usulan prioritas yang benar-benar mencerminkan kebutuhan rill warga Kampung Pelita.

Wali Kota Batam ini menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kota Batam sejauh ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah kerja individu, melainkan hasil sinergi antara pemerintah, masyarakat, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Kekompakan dan sinergi menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah kita," tambahnya.

Meski banyak kemajuan, Amsakar mengakui masih ada tantangan besar yang harus diselesaikan, di antaranya adalah pelayanan air bersih dan pengelolaan sampah.

"Pelayanan air bersih memang masih dilakukan secara bertahap. Namun, saya berkomitmen untuk terus menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas," tegasnya.

Terkait isu sampah, Amsakar mengajak warga untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran personal. Ia mendorong terciptanya "budaya malu" jika membuang sampah sembarangan sebagai langkah awal perubahan perilaku masyarakat.

Melalui Musrenbang Kelurahan Kampung Pelita ini, diharapkan usulan-usulan yang masuk dapat dihimpun secara sistematis untuk diperjuangkan pada tingkat yang lebih tinggi, sehingga pembangunan di tahun 2026 mendatang dapat menyentuh aspek-aspek paling krusial di tengah masyarakat. (***)

Editor: Ikhsan