Keterangan Poto: Wali Kota dan juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota dan juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (foto/ist)

WALI KOTA DAN JUGA KEPALA BP BATAM APRESIASI TERBENTUKNYA SATGAS PATROLI KOTA BATAM

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Kamis, 18 Juni 2026 | 14:19 WIB

Keterangan Poto: Wali Kota dan juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota dan juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (foto/ist)

Keterangan Poto: Wali Kota dan juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota dan juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (foto/ist)

Batam, Sinarkepri.co.idWali Kota Batam dan juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Kepri beserta seluruh jajaran kepolisian, tim BP Batam, dan Pemerintah Kota Batam atas terbentuknya Satuan Tugas (Satgas) Patroli Kota Batam. Satgas ini merupakan tim gabungan yang dibentuk melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan Polda Kepri.

Satgas Patroli memiliki tugas utama dalam melakukan penertiban, pencegahan tindak kriminal, serta melindungi aset publik dan fasilitas negara dari perusakan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Pembentukan tim ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan maraknya aksi yang dikenal sebagai “rayap besi”, di mana sejumlah oknum secara terang-terangan merusak dan mencuri bagian dari fasilitas umum.

Menurut Wali Kota Batam, yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan tindakan tersebut tidak hanya merugikan keuangan pemerintah, tetapi juga berdampak langsung pada kenyamanan dan kepentingan seluruh warga masyarakat.

“Melalui Satgas Patroli yang telah dibentuk, kami berharap pengawasan di lapangan semakin optimal sehingga berbagai tindak kriminal dapat dicegah dan ditindak secara tegas. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku perusakan fasilitas umum di Kota Batam,” tegas Amsakar.

Ia juga menegaskan bahwa setiap oknum yang terbukti merusak aset negara dan fasilitas publik akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan efek jera, sehingga Batam tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh warganya.

Selain itu, Amsakar juga mengimbau peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Jika melihat tindakan mencurigakan atau perusakan fasilitas umum, segera laporkan kepada pihak berwenang. Kota ini adalah rumah kita bersama, dan sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaganya,” pungkasnya. (***)

Editor: Ikhsan