Keterangan Poto: Kepala BP Batam, Amsakar Achmad didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengunjungi warga Rempang Galang, Kota Batam provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (foto/Humas BP Batam)

Keterangan Poto: Kepala BP Batam, Amsakar Achmad didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengunjungi warga Rempang Galang, Kota Batam provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (foto/Humas BP Batam)

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Rempang Galang Bakal Punya Sekolah Rakyat Terintegasi dan Gratis

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22 WIB

Keterangan Poto: Kepala BP Batam, Amsakar Achmad didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengunjungi warga Rempang Galang, Kota Batam provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (foto/Humas BP Batam)

Keterangan Poto: Kepala BP Batam, Amsakar Achmad didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengunjungi warga Rempang Galang, Kota Batam provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (foto/Humas BP Batam)

Batam, Sinarkepri.co.id – Angin segar berhembus bagi warga Rempang Galang, Kota Batam provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Impian akan pendidikan berkualitas tanpa beban biaya segera menjadi kenyataan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, secara resmi memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, sebuah program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto yang dirancang khusus untuk memutus rantai kemiskinan di Kota Batam.

Dalam kunjungannya pada Selasa (27/1/2026) kemarin, Amsakar yang didampingi oleh Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, Ketua DPRD Kepri, Iman Setiawan, menegaskan bahwa sekolah ini bukan sekadar tempat belajar biasa, melainkan tempat penggemblengan bagi generasi masa depan.

Sekolah tersebut berdiri di atas lahan seluas 19 hektar, Sekolah Rakyat ini akan mengusung konsep boarding school (sekolah asrama). Menariknya, seluruh fasilitas dan biaya hidup di asrama akan digratiskan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera/miskin.

Tak main-main, fasilitas yang disiapkan pun setara dengan sekolah internasional, meliputi: Lapangan sepak bola dan kolam renang berstandar Olimpiade/Internasional. Ada klinik kesehatan mandiri dan central kitchen untuk menjamin asupan nutrisi siswa, serta pembinaan menyeluruh yang mencakup akademik, karakter, hingga penggalian potensi diri.

"Sekolah Rakyat ini hadir untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera/miskin. Kita ingin mereka memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang," ujar Amsakar Achmad di hadapan warga Rempang Galang.

Program ini merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Dengan memberikan fasilitas terbaik bagi mereka yang kurang mampu, pemerintah berharap pendidikan tidak lagi menjadi barang mewah yang sulit dijangkau.

Amsakar menekankan bahwa keberhasilan mega proyek pendidikan ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat setempat. Ia mengajak para tokoh masyarakat untuk memberikan dukungan penuh.

"Program ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan, khususnya di Batam. Oleh sebab itu, kami memerlukan dukungan dari seluruh warga. Mari kita sama-sama menyiapkan generasi terdidik untuk Batam yang lebih baik," pungkasnya. (***)

 

Editor: ikhsan