Karimun, Sinarkepri.co.id – Suasana duka menyelimuti tanah air atas berpulangnya mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal (Purn) Try Sutrisno. Ucapan duka cita dan penghormatan terakhir terus mengalir dari berbagai pelosok negeri, termasuk dari Kepala Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Junaidi.
Saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya pada Rabu (4/3/2026), Junaidi menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas sosok patriot bangsa tersebut.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Beliau bukan hanya seorang pemimpin negara, tapi juga patriot bangsa yang telah memberikan sumbangan besar bagi perjalanan sejarah dan pembangunan negeri ini," ujar Junaidi dengan nada khidmat.
Menurut Junaidi, Almarhum Try Sutrisno adalah figur negarawan sejati yang integritasnya tidak perlu diragukan lagi. Ia menekankan bahwa dedikasi almarhum selama masa hidupnya, baik di dunia militer maupun pemerintahan, harus menjadi contoh bagi masyarakat luas.
"Beliau adalah negarawan dan prajurit yang bekerja dengan hati, perasaan, dan penuh nilai kemanusiaan. Itulah contoh yang patut kita jadikan pedoman, terutama bagi generasi muda kita," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Junaidi juga memanjatkan doa bagi keluarga yang ditinggalkan, secara khusus untuk putra almarhum, Jenderal Kunto Arif Wibowo. Ia berharap keluarga besar diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
"Kami mendoakan semoga keluarga besar Almarhum, termasuk Bapak Jenderal Kunto Arif Wibowo, diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini," ucapnya.
Sebagai informasi, Almarhum Try Sutrisno mengembuskan napas terakhirnya pada usia 90 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin, 2 Maret 2026. Kepergian tokoh bangsa ini meninggalkan warisan keteladanan dan jasa yang tak terhingga bagi Republik Indonesia. (***)
Editor: ikhsan