Daik Lingga, Sinarkepri.co.id – RSUD Encik Mariyam kini tidak hanya sekadar tempat berobat bagi warga Kabupaten Lingga. Rumah sakit pelat merah ini tengah "tancap gas" untuk naik kelas menjadi pusat pendidikan bagi para calon dokter spesialis.
Langkah besar ini ditandai dengan kunjungan resmi tim visitasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK UNRI) yang disambut langsung oleh Direktur RSUD Encik Mariyam, dr. Afriady Effendy, Senin (13/4/2026).
Kedatangan delegasi dari kampus ternama di Riau tersebut bertujuan untuk meninjau kesiapan sarana dan prasarana RSUD Encik Mariyam sebagai Rumah Sakit Jejaring bagi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi (Obgin).
Dengan status ini, RSUD Encik Mariyam diproyeksikan menjadi tempat praktik lapangan bagi para dokter yang sedang menempuh pendidikan spesialis kebidanan dan kandungan dari FK UNRI.
Sinergi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi kaum ibu dan anak di Bumi Bunda Tanah Melayu.
Delegasi yang hadir untuk melakukan penilaian pun bukan orang sembarangan. Tim visitasi ini terdiri dari para pakar dan klinisi senior, di antaranya: dr. Darmawi: Wakil Dekan FK UNRI, Dr. dr. Donel S.: Koordinator Program Studi Obgin FK UNRI, dr. Renardy Reza Razali: Kepala Bagian Obgin RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Kehadiran para pakar ini memastikan bahwa standar fasilitas, ketersediaan kasus medis, hingga kelayakan operasional di RSUD Encik Mariyam memenuhi syarat ketat pendidikan kedokteran spesialis.
Bagi pihak rumah sakit, kolaborasi ini adalah pintu masuk untuk meningkatkan standar pelayanan secara menyeluruh. Direktur RSUD Encik Mariyam, dr. Afriady Effendy, optimistis bahwa kehadiran peserta didik spesialis akan menciptakan atmosfer medis yang lebih dinamis dan profesional.
"Dengan adanya para peserta didik spesialis, atmosfer medis di rumah sakit akan semakin profesional. Ini adalah komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat," ungkap dr. Afriady.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya melahirkan dokter spesialis yang handal, tetapi juga memastikan masyarakat Lingga mendapatkan pelayanan kesehatan tingkat lanjut yang lebih mumpuni tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah. (***)
Editor: Ikhsan