Jawa Tengah- SinarKepri.co.id_Sebuah video sejumlah pelajar di Magelang, Jawa Tengah diduga sedang tawuran sambil membawa senjata api tengah viral di media sosial.
Dalam video yang beredar di berbagai platform media sosial itu, salah satu pelajar membawa pistol dan diacungkan ke pelajar lain saat di jalan raya.
Selain itu, juga terlihat potongan klip pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh pelajar.
Usai videonya viral, pihak berwajib melakukan penyelidikan karena menimbulkan keresahan warga dan dianggap membawa citra buruk untuk wilayah Magelang.
“Di situ narasinya disampaikan bahwa ngerinya tawuran pelajar di Magelang dengan todongkan pistol, tentunya ini akan membawa citra buruk bagi wilayah Magelang,” ujar Wakasatreskrim Polresta Magelang, AKP Toyib Riyanto dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu, 20 Mei 2026.
Video Lama yang Diunggah Lagi
Mengenai video yang beredar, pihak kepolisian menyatakan bahwa potongan klip berasal dari beberapa video yang berbeda.
“Video yang viral, yang beredar itu sebenarnya adalah potongan beberapa video yang terjadi di wilayah Mertoyudan,” terangnya.
Adapun peristiwa tersebut terungkap terjadi pada 4 Februari 2026.
“Kasus tersebut sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Magelang,” lanjutnya.
Gunakan Pistol Mainan
Pistol yang diacungkan salah satu pelajar, kata Toyib bukan senjata asli atau hanya mainan saja.
“Senjata itu adalah senjata mainan dan dari keterangan saksi yang sudah kita mintai keterangan, senjata itu dibuang setelah kejadian itu viral,” paparnya.
“Senjatanya dibuang di irigasi di daerah Gebalan. Jadi, meluruskan agar tidak menjadi kegaduhan atau kecemasan masyarakat Magelang tidak aman karena ada pelajar tawuran menggunakan pistol,” tegasnya.
Trauma Korban Pengeroyokan
Video yang beredar tersebut menampilkan potongan klip momen pelajar mengeroyok pelajar lainnya dan video mengacungkan pistol.
Setelah videonya kembali viral, orang tua pelajar yang dikeroyok mengungkapkan bahwa anaknya mengalami trauma.
“Saya sebagai orang tua korban merasa tidak nyaman atas unggahan video yang sudah lama terjadi dengan anak saya. Itu sangat mengganggu mental dan psikologis, benar-benar merasa terganggu dan risih,” ucap ayah korban, dikutip dari video unggahan Instagram @polrestamagelang pada Kamis, 21 Mei 2026.
Kasus pengeroyokan pun sudah ditangani oleh PPA Satreskrim Polresta Magelang dan masuk proses penyidikan
Polisi beberkan fakta video viral tawuran pelajar menggunakan pistol di Magelang, Jawa Tengah. (Instagram/polrestamagelang)