Keterangan Poto: Pemkab Natuna Gelar Operasi Pasar Murah di Cemaga. (foto/ist)

Keterangan Poto: Pemkab Natuna Gelar Operasi Pasar Murah di Cemaga. (foto/ist)

Ringankan Beban Warga, Pemkab Natuna Gelar Operasi Pasar Murah di Cemaga

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Jumat, 13 Maret 2026 | 08:36 WIB

Keterangan Poto: Pemkab Natuna Gelar Operasi Pasar Murah di Cemaga. (foto/ist)

Keterangan Poto: Pemkab Natuna Gelar Operasi Pasar Murah di Cemaga. (foto/ist)

Natuna, Sinarkepri.co.id – Pemerintah Kabupaten Natuna terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dengan menggelar Operasi Pasar Murah melalui Disperindagkopum Pemkab Natuna, berlangsung di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, pada Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasar, sekaligus sebagai upaya konkret dalam menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi di daerah.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melalui Kepala Disperindagkopum Natuna, Marwan Sjah Putra, menyampaikan bahwa operasi pasar ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang seringkali memberatkan ekonomi rumah tangga.

"Kegiatan ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat. Kami ingin memastikan warga bisa menjangkau kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat," ujar Marwan di sela-sela kegiatan.

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Pemkab Natuna menggandeng sejumlah mitra strategis, di antaranya: Bulog, CV Caesar Mini Market, Toko Cahaya Bunguran, serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Natuna.

Berikut adalah rincian harga komoditas yang dijual dalam Operasi Pasar Murah di Desa Cemaga: telur Rp52 ribu per papan, tepung terigu Rp8 ribu per kilogram, gula pasir Rp13 ribu per kilogram, beras SPHP Rp58 ribu per karung, serta minyak goreng Rp15 ribu per liter.

Dengan adanya operasi pasar ini, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap daya beli masyarakat tetap terjaga. Selain membantu secara langsung, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan efek psikologis bagi pasar agar harga-harga di tingkat pedagang tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan yang tidak wajar.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga pangan di wilayah Natuna guna memastikan ketersediaan stok dan keterjangkauan harga bagi seluruh lapisan masyarakat. (***)

 

 

Editor: ikhsan