Tanjungpinang, Sinarkepri.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi memulai tahapan strategis pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Kepri 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Acara yang dipusatkan di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan visi pembangunan pusat dan daerah, sekaligus menyerap aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, Senin (6/4/2026).
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa RKPD 2027 bukan sekadar dokumen rutin, melainkan peta jalan untuk mewujudkan arah pembangunan yang terintegrasi.
"Kita harus memastikan setiap langkah pembangunan memiliki daya kelanjutan. Fokus kita adalah harmoni antara kebijakan pusat dan kebutuhan riil masyarakat di Kepri," ujarnya.
Di bidang pendidikan, Ansar berkomitmen untuk terus memperluas akses layanan berkualitas bagi generasi muda Kepri, perluasan beasiswa bagi siswa berprestasi dan kurang mampu, penguatan pendidikan vokasi agar lulusan siap terserap industri, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik sebagai ujung tombak pendidikan.
Tak hanya itu, di sektor kesehatan, Pemprov Kepri akan terus memacu program strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Program beasiswa kedokteran, jaminan kesehatan daerah, dan peningkatan fasilitas rumah sakit akan terus kami dorong demi layanan yang lebih prima," tambahnya.
Menghadapi tantangan global, sektor ekonomi diarahkan pada penguatan pelaku usaha lokal dan sektor-sektor produktif. Hal ini dibarengi dengan komitmen infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antar-pulau serta pemenuhan layanan dasar masyarakat.
“Pembangunan konektivitas antarwilayah, program listrik desa 'Kepri Terang', penyediaan air bersih, dan penanganan kawasan permukiman akan terus dilanjutkan, terangnya.
Gubernur juga menaruh perhatian khusus pada perlindungan sosial sebagai jaring pengaman bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Menutup arahannya, Gubernur Ansar mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi aktor dalam pembangunan.
"Saya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam proses perencanaan ini. Mari bersama-sama kita wujudkan Kepulauan Riau yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Musrenbang ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerataan Pembangunan Regional Kementerian PPN/Bappenas Tri Dewi Virgiyanti, Anggota DPD RI H. Dharma Setiawan, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura.
Hadir juga Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiwan beserta pimpinan dan anggota, mantan Gubernur Kepri Periode 2016–2021 Nurdin Basirun, Ketua TP PKK Provinsi Kepri sekaligus Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar.
Kemudian hadir Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN Bonivasius Prasetya, FKPD Provinsi Kepri, para bupati/wali kota se-Kepri, instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, dan tokoh masyarakat. (***)