Keterangan Poto: Nenny Dwiyana Resmi Nakhodai PW Wanita Islam Kepri 2026–2031 (foto/ist)

Keterangan Poto: Nenny Dwiyana Resmi Nakhodai PW Wanita Islam Kepri 2026–2031 (foto/ist)

Nenny Dwiyana Resmi Nakhodai PW Wanita Islam Kepri 2026–2031, Tekankan Peran Strategis Perempuan

Muhammad Ikhsan

Editor Muhammad Ikhsan

Minggu, 19 April 2026 | 19:42 WIB

Keterangan Poto: Nenny Dwiyana Resmi Nakhodai PW Wanita Islam Kepri 2026–2031 (foto/ist)

Keterangan Poto: Nenny Dwiyana Resmi Nakhodai PW Wanita Islam Kepri 2026–2031 (foto/ist)

Batam, Sinarkepri.co.id – Estafet kepemimpinan Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Kepulauan Riau resmi berganti. Nenny Dwiyana Nyanyang secara sah mengemban amanah sebagai Ketua Umum PW Wanita Islam Kepri masa bakti 2026–2031.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Wanita Islam, Marfuah Mustofa, di Hotel Golden View, Batam, baru-baru ini.

Dalam sambutan perdana usai dilantik, Nenny Dwiyana menyampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang baru saja dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa posisi ini bukanlah sekadar simbol jabatan, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang besar.

"Amanah ini adalah tanggung jawab untuk membawa organisasi menjadi lebih maju, berdaya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Nenny.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi krusial sebagai fondasi pembangunan bangsa. Ia meyakini bahwa kekuatan sebuah negara bermula dari unit terkecil, yakni keluarga.

"Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang unggul, dan dari wanita yang berdaya akan tercipta masyarakat yang sejahtera," tambahnya.

Nenny juga menitikberatkan pentingnya menjaga identitas daerah dalam menjalankan roda organisasi. Sebagai wilayah yang kental dengan budaya, ia meminta seluruh pengurus menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Melayu dalam setiap langkah pengabdian.

Menutup sambutannya, Nenny berharap agar program-program yang akan dijalankan oleh PW Wanita Islam Kepri, ke depan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan dasar umat.

"Mari kita jaga kebersamaan. Saya berharap program yang kita hadirkan memberikan dampak positif yang luas dan nyata bagi masyarakat Kepulauan Riau," pungkasnya. (***)

 

Editor: Ikhsan