Tanjungpinang, Sinaekepri.co.id – Menanggapi kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bergerak cepat. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH), pemerintah resmi membuka gelaran Gerakan Pangan Murah selama sepekan penuh di kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang.
Program strategis ini dirancang untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga di tengah meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat hingga Idul Fitri mendatang.
Kepala DKP2KH Kepri, Rika Azmi, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi solid antara pemerintah daerah dengan berbagai instansi vertikal dan pelaku usaha.
"Gerakan Pangan Murah ini bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Bulog, Bank Indonesia, serta sejumlah distributor komoditas bahan pokok," ujar Rika.
Masyarakat dapat mengunjungi lokasi bazar setiap hari mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai. Berikut adalah daftar harga komoditas yang ditawarkan dalam program ini seperti, Beras Mediun 5 kg dengan harga Rp57.000, minyakita kemasan 2 liter dengan harga rp28.000, telur ayam Rp50.000 isi perpapan 30 butir, tepung terigu dengan harga Rp8.000 per kilogram, gula pasir dengan harga Rp15.500 per kilogram, ayam potong Rp36.000 per kilogram, dan daging sapi dengan harga Rp120.000 per kilogramnya.
Selain membantu meringankan beban pengeluaran warga secara langsung, program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mengintervensi pasar. Pemprov kepri berharap langkah ini dapat memberi sinyal kepada pasar agar harga-harga tetap terkendali dan tidak mengalami lonjakan liar sepanjang Ramadhan hingga Lebaran. (***)
Editor: Ikhsan